BANTENINSIDE.COM – Gubernur Banten, Andra Soni, membedah “resep dapur” keberhasilan pemerintahannya dalam setahun terakhir saat menghadiri acara Halalbihalal DPW PSI di Serang, Minggu (19/4). Di hadapan kader PSI dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Andra memaparkan bagaimana efisiensi anggaran telah diubah menjadi kebijakan yang menyentuh langsung akar rumput.
Sejak dilantik pada Februari 2025, Andra Soni bergerak cepat dengan mengimplementasikan 8 program utama yang dipecah ke dalam 24 program turunan strategis.
Gebrakan Sekolah Gratis: Jangkau Swasta hingga Madrasah
Program yang paling mendapat sorotan adalah pemerataan kualitas pendidikan melalui Sekolah Gratis. Berbeda dengan kebijakan konvensional, Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Andra Soni memperluas jangkauan hingga ke sekolah swasta.
“Sepanjang 2025, program ini telah menjangkau 801 sekolah dengan total 60.705 siswa SMA, SMK, dan SKh swasta sebagai penerima manfaat. Tahun 2026 ini, kami resmi memperluas cakupan hingga ke Madrasah Aliyah swasta,” tegas Andra.
Ia menekankan bahwa dana untuk sekolah gratis ini murni hasil dari pengalihan anggaran yang tidak mendesak. “Efisiensi bukan sekadar pemangkasan, tapi pengalihan ke program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” imbuhnya.
‘Bang Andra’ Bangun Desa, Petani Makin Sejahtera
Di sektor infrastruktur, Andra Soni memperkenalkan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Fokus utama program ini adalah wilayah Lebak dan Pandeglang yang selama ini membutuhkan perhatian lebih. Tercatat, sebanyak 62 ruas jalan desa berhasil dibangun sepanjang 2025, yang memicu lonjakan mobilitas dan geliat ekonomi desa.
Kesejahteraan petani pun menunjukkan tren positif. Nilai Tukar Petani (NTP) Banten sukses melesat ke level 111 pada tahun 2025, menandakan meningkatnya daya beli dan kesejahteraan para pahlawan pangan di Banten.
Pujian dari Pusat: Politik Sebagai Solusi
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, yang hadir dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi capaian Banten sebagai bukti nyata bahwa politik dapat menjadi instrumen perubahan yang kuat.
“Ini adalah bukti kebijakan publik dapat memberikan dampak nyata. Sebagaimana pesan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, kader harus terus menghadirkan solusi. Di tangan pemimpin yang tepat, niat baik diterjemahkan menjadi kebijakan yang dirasakan rakyat,” ujar Raja Juli.
Meski mencatat rapor hijau, Gubernur Andra Soni berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan memperluas cakupan program di tahun-tahun mendatang demi memastikan tidak ada warga Banten yang tertinggal.(pw)


Tinggalkan Balasan